• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 August 2025 12:57  |

Harga Emas Turun karena Aksi Ambil Untung, Trader Menanti Data PCE AS

Harga emas (XAU/USD) mengalami penurunan pada awal perdagangan sesi Eropa hari Jumat, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi lima minggu di sekitar $3.425. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh aksi ambil untung dari investor yang ingin mengamankan keuntungan dari reli sebelumnya. Selain itu, penguatan Dolar AS yang didukung oleh data ekonomi positif, seperti Produk Domestik Bruto (GDP) kuartal kedua dan klaim awal tunjangan pengangguran mingguan, turut memberikan tekanan pada harga emas yang dihargai dalam USD.

Meskipun demikian, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan bulan September masih memberikan dukungan terhadap emas sebagai aset lindung nilai. Komentar dovish dari Presiden Fed New York, John Williams, turut memperkuat pandangan bahwa kebijakan moneter akan mulai dilonggarkan. Penurunan suku bunga biasanya mengurangi biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia ini bagi investor.

Fokus utama pasar saat ini tertuju pada rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index AS untuk bulan Juli, yang dijadwalkan keluar pada hari Jumat. Data ini sangat penting karena menjadi indikator inflasi pilihan utama The Fed. Konsensus pasar memperkirakan PCE utama akan naik 2,6% YoY, dan PCE inti akan meningkat 2,9% YoY. Hasil rilis ini bisa memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga, yang secara tidak langsung dapat mendukung reli lanjutan emas dalam jangka pendek.

Secara teknikal, meskipun harga emas saat ini bergerak di zona negatif harian, tren jangka menengah hingga panjang masih positif. Harga emas masih bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 100-hari, dan indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di level 60,50, mengindikasikan adanya momentum bullish yang masih kuat. Resistance terdekat berada di $3.425, yang juga merupakan batas atas Bollinger Band. Jika harga menembus level ini, target berikutnya adalah $3.439 dan $3.500 sebagai level psikologis.

Sementara itu, jika harga turun lebih jauh, support terdekat berada di $3.373, yang merupakan level terendah 27 Agustus. Penutupan candlestick harian di bawah level ini dapat membuka peluang pelemahan menuju $3.351 dan $3.310. Secara keseluruhan, meskipun ada tekanan jangka pendek akibat aksi ambil untung dan data ekonomi AS yang solid, sentimen jangka panjang terhadap emas tetap positif, terutama jika data inflasi mendukung langkah pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai