Emas Pangkas Penurunan Seiring Pelemahan Dolar
Emas (XAU/USD) memangkas penurunan intrahari pada Rabu (27/8) setelah sebagian besar hari bergerak defensif karena tekanan dari penguatan Dolar AS (USD). Saat tulisan ini dibuat, logam mulia diperdagangkan di sekitar $3.393 pada sesi Amerika, pulih dari penurunan ke $3.373 pada sesi Asia ketika greenback melemah dan bullion mendapat dukungan.
Emas kini berada dekat puncak dua pekan baru setelah aksi beli kembali muncul usai tekanan jual yang dipicu penguatan Dolar AS sebelumnya. Pemulihan ini mencerminkan meredanya momentum dolar dan tetap kuatnya permintaan, dengan sentimen ditopang ketidakpastian politik seputar independensi Federal Reserve dan berubahnya prospek kebijakan moneter. Langkah tanpa preseden Presiden Donald Trump untuk mencopot Gubernur Lisa Cook meningkatkan kekhawatiran pergeseran otonomi bank sentral, sehingga memperkuat permintaan safe haven. Pada saat yang sama, pesan bernada dovish Ketua The Fed Jerome Powell di Jackson Hole—yang menandai kondisi “mungkin layak” untuk pemangkasan suku bunga—menguatkan ekspektasi pelonggaran ke depan.
Di tengah meningkatnya tekanan terhadap bank sentral, dorongan Trump untuk menyingkirkan Lisa Cook dipandang kurang soal dugaan penipuan hipotek yang diperdebatkan dan lebih tentang membentuk ulang kebijakan moneter agar sesuai tujuan politiknya. Pada Selasa, ia menyatakan segera berharap memiliki “mayoritas” di Dewan Gubernur The Fed—pergeseran yang bisa mengarahkan institusi pada pemangkasan suku bunga yang lebih agresif. Cook, bagaimanapun, menolak mundur dan bersiap menggugat ke pengadilan, memicu pertarungan hukum yang berpotensi menguji batas kewenangan presiden atas The Fed.
Sumber: FXStreet