• Sun, Mar 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--
 TOP NEWS

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 August 2025 16:11  |

Emas Stabil, Tahan Kenaikan Tajam Usai Data Ketenagakerjaan AS Melemah

Harga emas diperdagangkan stabil pada Senin (4/8), yang menahan kenaikan tajam dari sesi sebelumnya seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve setelah data tenaga kerja AS yang lemah.

Per pukul 05:00 waktu setempat (09:00 GMT), harga emas spot turun tipis 0,1% menjadi $3.358,72 per ons, sementara kontrak berjangka emas untuk pengiriman Desember naik 0,4% ke $3.412,55 per ons.

Harga Emas Naik Usai Data Tenaga Kerja AS Melemah

Harga emas melonjak lebih dari 2% pada hari Jumat, mencatatkan kenaikan mingguan setelah dua pekan berturut-turut mengalami penurunan.

Data Jumat lalu menunjukkan pertambahan lapangan kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) di AS hanya sebesar 73.000 pada Juli, jauh di bawah perkiraan. Angka bulan Mei dan Juni juga direvisi turun. Tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,2%, memicu kekhawatiran melambatnya pasar tenaga kerja.

Situasi ini mendorong probabilitas pemangkasan suku bunga pada bulan September naik tajam, dan kini pasar memperkirakan kemungkinan pemangkasan tersebut mencapai sekitar 90%. Suku bunga yang lebih rendah membuat biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas menjadi lebih kecil, sehingga meningkatkan daya tarik emas bagi investor.

Kekhawatiran Tarif Trump Dukung Permintaan Emas Sebagai Aset Aman

Investor juga memburu aset safe haven setelah Presiden Trump melanjutkan kebijakan tarif besar-besaran atas impor dari beberapa negara seperti Kanada, Brasil, India, dan Taiwan.

Kebijakan tarif ini meningkatkan kekhawatiran inflasi dan berpotensi mengganggu arus perdagangan global, yang pada gilirannya mendukung permintaan emas.

Daya tarik emas tetap kuat dalam lingkungan suku bunga rendah dan ketidakpastian kebijakan.

Logam Lain Juga Menguat, Tembaga AS Masih Tertekan

Kontrak berjangka platinum naik 1% menjadi $1.329,50 per ons, sementara perak naik 1,3% ke $37,417 per ons.

Kontrak tembaga acuan di London Metal Exchange menguat 0,9% ke $9.726,10 per ton, sedangkan kontrak tembaga AS naik 0,8% menjadi $4,4695 per pon.

Namun, harga tembaga AS anjlok 20% minggu lalu setelah Trump mengecualikan logam tembaga olahan dari rencana tarif impor sebesar 50%.

“Runtuhnya strategi arbitrase telah menyebabkan penumpukan besar stok tembaga di AS,” kata analis ING dalam sebuah catatan. “Persediaan tembaga di gudang Comex kini berada di level tertinggi dalam 21 tahun. Persediaan itu kemungkinan akan diekspor kembali.”

“Hal ini bisa menjadi sentimen negatif bagi harga LME jika lebih banyak tembaga mulai masuk ke gudang LME,” tambah mereka.(yds)

Sumber: Investing.com

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai