• Sun, Mar 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--
 TOP NEWS

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 August 2025 01:37  |

Data NFP & Tarif Trump, Emas Tembus Puncak Mingguan

Harga emas naik hampir 2%, mencapai level tertinggi dalam satu minggu, pada hari Jumat (1/8) setelah data penggajian AS yang lebih lemah dari perkiraan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve dan pengumuman tarif baru mendorong permintaan safe haven.

Harga emas spot mencapai level tertinggi sejak 25 Juli, naik 1,8% menjadi $3.347,66 per ons pada pukul 17.48 ET (17:48 GMT), setelah naik sebanyak 2% sebelumnya hari ini. Emas batangan naik 0,4% selama seminggu.

Harga emas berjangka AS ditutup 1,5% lebih tinggi di $3.399,8.

"Angka penggajian di bawah ekspektasi, tetapi sedikit lebih tinggi dari yang dicetak pasar. Jadi, ini memberikan probabilitas yang lebih baik bahwa Federal Reserve akan memangkas (suku bunga) di akhir tahun," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Emas, aset yang tidak memberikan imbal hasil, cenderung berkinerja baik dalam kondisi suku bunga rendah.

Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juli, dengan jumlah lapangan kerja nonpertanian meningkat sebesar 73.000 bulan lalu, setelah naik sebesar 14.000 pada bulan Juni, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja.

Pelaku pasar kini mengantisipasi dua kali penurunan suku bunga pada akhir tahun, dimulai pada bulan September.

Awal pekan ini, bank sentral AS mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%-4,50%, dengan Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan "kami belum membuat keputusan apa pun tentang bulan September."

"Kita berada dalam situasi di mana tekanan inflasi terus berlanjut dari tarif dan upah, namun angka lapangan kerja mengecewakan. Jadi dalam situasi tersebut, jika The Fed memangkas (suku bunga), hal itu akan berdampak material pada emas secara positif," tambah Melek.

Di sisi perdagangan, gelombang tarif terbaru Trump atas ekspor dari puluhan mitra dagang, termasuk Kanada, Brasil, India, dan Taiwan, menyebabkan pasar global anjlok karena negara-negara mendorong perundingan untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik.

Emas sebagai aset safe haven justru menguat di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik.

Perak spot naik 0,4% menjadi $36,88 per ons, platinum naik 1,2% menjadi $1.304,91, dan paladium naik 1,4% menjadi $1.208,05. Namun, ketiga logam tersebut mencatat kerugian sepanjang pekan ini. (ArL)

Sumber: Reuters

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai