• Sun, Mar 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--
 TOP NEWS

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 July 2025 03:15  |

Emas Naik Tajam, Pasar Bersiap Hadapi Tenggat Tarif 1 Agustus

Harga emas naik lebih dari 1% dan menyentuh level tertinggi dalam lima pekan pada hari Senin (21/7), seiring pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah ketidakpastian menjelang tenggat 1 Agustus bagi negara-negara untuk mencapai kesepakatan dagang dengan Washington atau menghadapi tarif tambahan.

Harga emas spot naik 1,3% menjadi US$3.394,23 per ons pada pukul 14:34 waktu setempat (1834 GMT), menyentuh level tertinggi sejak 17 Juni. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus ditutup naik 1,4% ke US$3.406,40 per ons.

Indeks dolar AS turun 0,6%, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli dengan mata uang lain. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun juga turun ke level terendah dalam lebih dari sepekan.

“Dengan tenggat 1 Agustus yang semakin dekat, ketidakpastian meningkat dan ini jelas mendukung harga emas,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.

Di sisi lain, Uni Eropa tengah menjajaki langkah balasan yang lebih luas terhadap AS, karena kemungkinan tercapainya kesepakatan dagang yang dapat diterima semakin menipis, menurut para diplomat UE.

Dalam hal kebijakan suku bunga, pelaku pasar saat ini memperkirakan kemungkinan 59% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan September, berdasarkan alat pemantauan CME FedWatch.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa seluruh struktur Federal Reserve perlu ditinjau kembali sebagai institusi.

Spekulasi mengenai kemungkinan penggantian Ketua The Fed Jerome Powell dan restrukturisasi Fed ikut menambah keresahan pasar, tambah Meger.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian dan biasanya tampil baik di lingkungan suku bunga rendah.

Dari sisi permintaan fisik, data menunjukkan bahwa Tiongkok—konsumen emas terbesar di dunia—mengimpor 63 metrik ton emas bulan lalu, jumlah terendah sejak Januari. Impor platinum Tiongkok juga turun 6,1% dibanding bulan sebelumnya.

Komoditas logam mulia lainnya: Perak spot naik 2,1% ke US$38,99 per ons. Platinum naik 1,4% ke US$1.440,75. Palladium naik 2,1% ke US$1.266,04.(yds)

Sumber: Reuters

Related News

GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Turun Tipis karena Kekuatan Dolar Melebihi Permintaan A...

Emas turun tipis setelah Presiden Donald Trump mengenakan tarif impor dari Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, dengan dolar yang m...

3 February 2025 07:33
GOLD

Emas Turun diiringi Permintaan Aset Aman Mereda Setelah Trum...

Emas turun karena dimana statusnya sebagai aset aman dipengaruhi oleh tanda-tanda Presiden Donald Trump mungkin melonggarkan ...

26 May 2025 07:18
BIAS23.com NM23 Ai