Emas Turun Tipis Ditengah Pembicaraan Dagang AS-Tiongkok
Harga emas turun tipis pada hari Selasa (10/6) karena pelaku pasar terus memantau dengan saksama pembicaraan AS-Tiongkok, yang nanti hasilnya dapat meredam ketegangan perdagangan dan meningkatkan ekonomi global, sehingga mengurangi permintaan untuk aset safe haven, sementara dolar AS yang menguat terus menambah tekanan.
Harga emas spot turun 0,1% menjadi $3.324,55 per ons pada pukul 14.02 EDT (18.02 GMT) dan emas berjangka AS ditutup 0,3% lebih rendah pada $3.343,40.
Indeks dolar naik 0,2% terhadap mata uang lainnya.
Sementara kata David Meger, yang merupakan direktur perdagangan logam di High Ridge Futures "Selama beberapa sesi terakhir, kami telah melihat emas sedikit menurun dari level tertinggi baru-baru ini, sebagian besar terjadi atas dasar optimisme sehubungan dengan ekspektasi negosiasi antara Tiongkok dan AS, Inggris, dan Rusia,". Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan pembicaraan dengan China berjalan dengan baik dan diperkirakan akan berlangsung sepanjang hari karena kedua pihak bertemu untuk hari kedua di London, mencari terobosan pada kontrol ekspor yang telah mengancam keretakan baru antara kedua negara adidaya tersebut.
Kesepakatan perdagangan dapat meredam daya tarik emas sebagai asset lindung yang aman, karena emas cenderung berkembang pesat di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi sebagai penyimpan nilai.
"(Investor) menunggu penurunan terjadi, seperti sekitar $3.100 per ons, tetapi saat ini hanya menunggu dan melihat apa yang dirilis dari pembicaraan China," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
Investor juga sangat menantikan data Indeks Harga Konsumen AS pada hari Rabu.
Sementara harga perak spot turun 0,5% menjadi $36,53 per ons.(yds)
Sumber: Reuters