Trump Optimistis, Emas Di Jalur Kenaikan Pekan Keempat
Harga emas bergerak terbatas pada perdagangan Eropa hari Jumat (17/4), tetap mengarah ke kenaikan pekanan keempat setelah Presiden AS Donald Trump kembali menyuarakan optimisme tercapainya kesepakatan gencatan senjata permanen dengan Iran. Spot gold terakhir naik tipis 0,1% ke US$4.795,91/oz, namun masih mencatat kenaikan sekitar 0,9% untuk pekan ini.
Optimisme pasar ikut ditopang meredanya harga energi dari puncak konflik, yang membantu menurunkan kekhawatiran inflasi dan mengendurkan tekanan “higher for longer”. Namun jalur menuju perdamaian dinilai belum lurus: sebagian pemimpin Teluk dan Eropa memperkirakan pembentukan kesepakatan damai bisa memakan waktu berbulan-bulan, sementara isu Selat Hormuz dan mekanisme akses pelayaran tetap menjadi titik sengketa utama.
Dari sisi kebijakan moneter, pelaku pasar tetap berhitung ulang: jika energi kembali memanas, bank sentral bisa menahan penurunan suku bunga lebih lama—kondisi yang biasanya membatasi emas karena tidak memberikan imbal hasil. Sebaliknya, dolar yang melemah pekan ini dan penurunan real yield memberi bantalan, terlebih ketika posisi spekulatif dinilai masih “ringan” sehingga risiko likuidasi berkurang dan ruang pembelian ulang terbuka saat momentum membaik.
Yang dipantau pasar hari ini: headline lanjutan soal Hormuz (blokade/biaya lintas/arus kapal), arah minyak, pergerakan dolar dan yield AS, serta sinyal pejabat The Fed tentang keseimbangan risiko inflasi versus pertumbuhan.(Arl)*
Sumber: Newsmaker.id