Emas Tertahan di Bawah Puncak 4 Pekan, Pasar Menunggu Sinyal AS–Iran
Harga emas spot bergerak terbatas pada sesi AS Kamis (16/4), bertahan di sekitar US$4.796/oz atau naik 0,12% dari penutupan sebelumnya, setelah sempat menyentuh rentang harian hingga US$4.838/oz.
Kenaikan emas belakangan ini mulai kehilangan tenaga karena dolar AS mencoba pulih moderat di tengah ketidakpastian Selat Hormuz dan ancaman retaliasi dari Iran. Di saat yang sama, optimisme diplomasi tetap hidup: Washington menyebut komunikasi dengan Teheran “produktif”, sementara sinyal dari mediator mengarah pada kemungkinan perpanjangan ceasefire untuk memberi ruang negosiasi lanjutan, meski isu nuklir masih menjadi titik beda paling keras.
Di sisi fundamental, arah emas masih ditarik dua kekuatan. Ketegangan Hormuz menjaga risiko inflasi berbasis energi, yang cenderung menahan ekspektasi pelonggaran suku bunga. Namun meredanya taruhan kenaikan suku bunga The Fed dan turunnya tekanan inflasi dari data terbaru membantu membatasi rebound dolar, sehingga penurunan emas juga tidak agresif.
Untuk pergerakan intraday, pasar cenderung tetap “headline-driven”. Variabel kunci yang dipantau adalah pembaruan negosiasi AS–Iran (termasuk opsi perpanjangan ceasefire), perkembangan aturan/tarif lintasan Hormuz, serta respons dolar dan yield AS yang menentukan ruang gerak emas dalam range beberapa pekan terakhir. (Arl)*
Sumber : Newsmaker.id