Emas Menguat Terkait Penurunan Ketegangan di Timur Tengah
Harga emas mengalami kenaikan sisesi Asia diperdagangkan $4.716 per try ons, seiring dengan munculnya tanda-tanda meredanya ketegangan di Timur Tengah. Ketegangan ini sempat mempengaruhi pasar energi, namun kini, situasi yang lebih tenang bisa berpotensi menurunkan harga minyak dan mengurangi kekhawatiran terkait dengan kenaikan suku bunga bank sentral. Keadaan ini membawa angin segar bagi pasar emas yang sering kali dilihat sebagai aset safe haven.
Menurut laporan berita dari Timur Tengah, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan kepada para penasihatnya bahwa dia bersedia untuk mengakhiri konflik dengan Iran, meskipun Selat Hormuz tetap dalam keadaan tertutup sebagian besar. Ini menjadi sinyal bahwa ada kemungkinan penyelesaian damai yang dapat meredakan ketegangan geopolitik yang berlangsung selama ini.
Sementara itu, informasi dari Iran menyebutkan bahwa Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, juga membuka kemungkinan untuk mempertimbangkan akhir dari perang, dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Keinginan kedua pihak ini untuk berdialog menunjukkan adanya jalan keluar dari ketegangan yang berlarut-larut, yang dapat membawa dampak positif pada stabilitas pasar global, termasuk pasar emas.
Para analis dari OCBC Group Research menilai bahwa jika ketegangan geopolitik benar-benar mereda atau kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi kembali muncul, maka ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter dari Federal Reserve (Fed) bisa kembali menguat. Dalam situasi tersebut, kemungkinan besar hasil riil (real yields) akan turun, yang akan memberikan dukungan tambahan bagi harga emas.
Melihat ke depan, para ahli memprediksi bahwa harga emas bisa terus menguat jika ketegangan geopolitik di Timur Tengah berkurang dan jika bank-bank sentral di dunia, khususnya The Fed, mengubah kebijakan mereka untuk mengurangi tingkat suku bunga. Hal ini akan mempengaruhi likuiditas global dan memberikan peluang bagi emas untuk mendapatkan perhatian lebih sebagai investasi yang aman. Jika situasi ini terwujud, emas diperkirakan akan terus menarik minat investor, dengan kemungkinan harga yang lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.(asd)
Sumber : Newsmaker.id