• Wed, Apr 1, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

1 April 2026 07:51  |

Perak Pertahankan Kenaikan Harga di Awal April

Perak diperdagangkan stabil di sekitar $75 per ounce pada hari perdagangan pertama bulan April, mempertahankan lonjakan lebih dari 7% dari sesi sebelumnya dan mencapai puncak tertinggi dalam dua minggu. Kenaikan harga ini didorong oleh harapan bahwa meredanya ketegangan di Timur Tengah dapat membantu menurunkan harga minyak serta mengurangi kekhawatiran terkait kemungkinan kenaikan suku bunga bank sentral lebih lanjut.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa AS telah mencapai sebagian besar tujuan militer mereka dan akan membiarkan negara-negara lain menangani masalah di Selat Hormuz. Pernyataan ini seiring dengan laporan dari media negara Iran yang mengutip Presiden Masoud Pezeshkian yang menyatakan bahwa Republik Islam Iran siap mengakhiri perang jika syarat-syarat tertentu dipenuhi. Ini memberikan sinyal positif bagi pasar, yang berharap ketegangan geopolitik dapat mereda.

Meskipun ada perbaikan sementara, perak masih tertekan setelah mengalami penurunan lebih dari 20% pada bulan Maret, yang menjadi penurunan tajam pertama sejak September 2011. Harga perak saat ini diperdagangkan hampir 40% lebih rendah dibandingkan dengan harga tertinggi pada Januari, yang menunjukkan dampak dari gangguan pasar energi dan kekhawatiran inflasi yang meningkat.

Penurunan harga perak mencerminkan peningkatan ketidakpastian ekonomi global, yang mendorong investor dan bank sentral untuk mengadopsi sikap lebih hawkish. Keputusan ini mencakup penurunan harapan terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve di tahun 2026, yang sebelumnya diperkirakan akan ada dua kali pemangkasan sebelum terjadinya perang.

Melihat ke depan, meskipun perak berhasil mempertahankan kenaikan harga pada awal April, prospek harga logam ini tetap tidak pasti. Jika ketegangan Timur Tengah benar-benar mereda dan harga minyak turun, perak bisa mendapatkan dukungan lebih lanjut. Namun, risiko ketidakpastian inflasi yang tinggi dan kebijakan moneter yang lebih ketat dari bank sentral akan membatasi potensi kenaikan harga perak dalam jangka pendek. Pasar perak kemungkinan besar akan tetap fluktuatif, dengan kemungkinan harga kembali turun jika tekanan ekonomi global meningkat.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com NM23 Ai