Emas Stabil di Level Tinggi Meski Dunia Penuh Tekanan!
Harga emas dunia tetap stabil di sekitar $4.500 per ons setelah tiga hari berturut‑turut naik tajam. Para pedagang kini lebih fokus pada data ekonomi AS yang akan dirilis minggu ini, ketimbang berita geopolitik yang sedang memanas di beberapa belahan dunia. Penetapan harga ini menunjukkan investor masih berhati‑hati menunggu informasi terbaru yang bisa memengaruhi pasar.
Berita tentang penangkapan pemimpin Venezuela, serta komentar dari Gedung Putih soal kemungkinan penggunaan kekuatan militer di berbagai wilayah, sempat membuat ketegangan global meningkat. Bahkan ketegangan antara Tiongkok dan Jepang karena kontrol ekspor barang‑barang tertentu juga ikut menyita perhatian pasar. Namun semua itu belum cukup kuat untuk mendorong emas menjauh dari level stabilnya saat ini.
Para pedagang kini menantikan serangkaian data penting dari AS, termasuk laporan pekerjaan bulan Desember yang akan keluar pada hari Jumat. Indikator ekonomi awal yang sudah dirilis menunjukkan aktivitas manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan, yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga lagi. Suku bunga yang lebih rendah biasanya membuat emas, yang tidak memberikan bunga, menjadi lebih menarik sebagai investasi.
Selain emas, logam mulia lain seperti perak, platinum, dan paladium juga menunjukkan kenaikan harga baru‑baru ini. Harga perak naik sekitar 0,8%, sementara platinum dan paladium ikut menguat di sesi perdagangan terbaru. Pelemahan dolar AS juga turut membantu kinerja logam mulia tersebut di pasar. (az)
Sumber: Newsmaker.id