Premi Risiko Masih Menempel Minyak, Pasar Tunggu Normalisasi Hormuz
Brent bergerak di sekitar $82,55/barel pada sesi Asia (5/3), mempertahankan level tinggi karena pasar masih mem-price-in premi risiko geopolitik. Fokus utama tetap pada potensi pasokan gangguan dan pengapalan dari Timur Tengah—khususnya Selat Hormuz—yang membuat pergerakan harga minyak minggu ini lebih “headline-driven” daripada faktor musiman biasa.
Ke depan, bias Brent masih bullish namun sangat fluktuatif: harga cenderung cepat naik jika muncul berita eskalasi atau hambatan pasokan, sementara penurunan biasanya membutuhkan katalis yang lebih kuat berupa bukti arus kapal kembali normal dan tanda de-eskalasi yang nyata. Data stok AS yang meningkat bisa menahan reli, tetapi selama isu jalur pasok belum pulih, tekanan risiko masih dominan di sisi atas.(asd)
Harga minyak pada saat analisis ini adalah $82,55
- Beli jika harga bergerak di bawah $82.72
- Jual jika harga bergerak di bawah $82.31
Resistensi 2: $83,67
Resistensi 1: $83,24
Dukungan 1: $82,01
Dukungan 2: $81,84
Penafian:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id