Emas Rebound, Didorong Oleh Ketegangan Global dan Suku Bunga Fed
Emas mengalami pemulihan pada hari Selasa (30/12) setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Harga emas spot naik 0,3% menjadi $4.346 per ons, setelah mencatatkan penurunan terbesar sejak Oktober. Kenaikan ini terjadi setelah aksi ambil untung mendorong harga emas turun dari rekor tertinggi yang tercatat pada Jumat lalu di $4.549,71.
Peter Grant, wakil presiden Zaner Metals, mengungkapkan bahwa volatilitas pasar sangat tinggi, dengan perdagangan Asia mendorong harga naik, sebelum aksi ambil untung mengoreksi pasar. Meskipun demikian, pasar secara keseluruhan tetap menguntungkan, dengan fokus kembali pada faktor risiko geopolitik dan ekonomi yang menghidupkan kembali reli emas.
Emas telah mencatatkan lonjakan 66% sepanjang tahun 2025, kenaikan tertinggi sejak 1979, didorong oleh pelonggaran suku bunga, ketegangan geopolitik, serta pembelian signifikan dari bank sentral dan dana ETF yang didukung oleh emas. Sementara itu, Federal Reserve baru-baru ini memangkas suku bunga setelah perdebatan panjang, dan pasar kini mengharapkan suku bunga tetap tidak berubah pada pertemuan mendatang pada Januari.
Ketegangan geopolitik, termasuk klaim serangan oleh Rusia terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin, terus memberikan dukungan bagi harga emas, meskipun pasar tetap skeptis mengenai kesepakatan perdamaian Rusia-Ukraina yang tampaknya sulit tercapai. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id