Emas Naik, Apaakah Fed Siap Pangkas?
Harga emas bergerak dekat level tertinggi lebih dari sepekan pada Rabu (26/11), didukung ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan depan.
Harga spot gold naik sekitar 0,3% ke US$4.144,06 per troy ons pada pukul 21.25 WIB, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 14 November. Kontrak emas berjangka AS pengiriman Desember bergerak datar di kisaran US$4.140,30 per troy ons.
Analis Marex, Edward Meir, mengatakan fokus pasar kini bergeser dari pergerakan dolar ke peluang penurunan suku bunga pada Desember. Menariknya, emas tetap menguat meski indeks dolar justru naik tipis 0,2%. Menurutnya, spekulasi bahwa Kevin Hassett — penasihat ekonomi Gedung Putih — menjadi calon kuat Ketua The Fed berikutnya juga ikut mendorong harga emas.
Hassett, seperti Presiden AS Donald Trump, menilai suku bunga seharusnya lebih rendah daripada level saat ini di bawah Jerome Powell. Bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil, lingkungan suku bunga rendah adalah kabar baik. Data CME FedWatch menunjukkan pelaku pasar kini melihat sekitar 83% peluang pemangkasan suku bunga bulan depan, melonjak dari hanya 30% sepekan lalu.
Dari sisi data ekonomi, klaim awal tunjangan pengangguran AS turun pekan lalu, menandakan PHK masih rendah. Namun, pasar tenaga kerja dinilai kesulitan menciptakan cukup banyak lapangan kerja baru di tengah ketidakpastian ekonomi. Kepercayaan konsumen AS juga melemah di November karena rumah tangga makin cemas soal pekerjaan dan kondisi keuangan. Rangkaian data ini muncul setelah sederet komentar bernada dovish dari pejabat The Fed, sehingga menambah dukungan bagi emas
Prospek emas ke depan dinilai masih positif. Sejumlah bank riset memproyeksikan harga emas tetap bertahan di atas US$4.000 per ons pada 2026. Deutsche Bank bahkan menaikkan proyeksi harga emas 2026 menjadi US$4.450 per ons dari sebelumnya US$4.000, dengan alasan aliran dana investor yang mulai stabil dan permintaan bank sentral yang tetap kuat.
Di logam lainnya, perak spot naik 1,5% ke US$52,19 per ons, platinum menguat 0,6% ke sekitar US$1.562,96, dan palladium bertambah 0,7% ke sekitar US$1.407,50.(yds)
Sumber: Reuters.com