Warsh Tolak Beri Panduan Suku Bunga, Arah Baru The Fed Jadi Sorotan
Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan panduan ke depan terkait arah kebijakan suku bunga. Pernyataan ini menandai perubahan besar dalam gaya komunikasi bank sentral Amerika Serikat.
Dalam Forum Perbankan Sentral tahunan European Central Bank di Sintra, Portugal, Warsh mengatakan bahwa The Fed akan menentukan arah baru. Ia juga menyebut pertemuan kebijakan berikutnya pada 28–29 Juli akan menjadi ruang diskusi penting bagi para pejabat The Fed dalam menentukan langkah selanjutnya.
Sebelumnya, dalam konferensi pers pertamanya bulan lalu, Warsh menyatakan bahwa para pembuat kebijakan The Fed sepakat bahwa panduan ke depan tidak lagi cocok untuk kondisi kebijakan saat ini. Ia menegaskan bahwa The Fed tidak akan memberikan sinyal terlalu dini karena keputusan akan dibahas kembali dalam waktu dekat.
Meski The Fed mempertahankan suku bunga tetap stabil bulan lalu, dukungan terhadap potensi kenaikan suku bunga tahun ini mulai meningkat. Proyeksi terbaru menunjukkan separuh dari 18 pejabat The Fed memperkirakan kenaikan suku bunga pada tahun ini, meskipun Warsh menolak memberikan proyeksinya sendiri.
Pada pertemuan terakhir, Komite Pasar Terbuka Federal atau FOMC secara bulat mempertahankan suku bunga acuan federal funds rate di kisaran 3,5% hingga 3,75%. Investor kini memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin sebelum akhir tahun.
Warsh juga telah mengumumkan pembentukan lima gugus tugas untuk meninjau berbagai aspek kebijakan The Fed. Salah satunya akan fokus pada komunikasi bank sentral, sementara lainnya membahas neraca, penggunaan data, produktivitas dan lapangan kerja, serta kerangka kerja inflasi.(gn)*
Sumber: Newsmaker.id