Wall Street Terkoreksi, Saham Chip Jadi Beban Utama
Indeks saham Amerika Serikat melemah setelah sebelumnya mencatat kenaikan tajam pada pekan ini. Pasar mulai menimbang kembali risiko kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini dan mempertanyakan seberapa besar ruang reli saham berbasis kecerdasan buatan atau AI masih dapat berlanjut.
S&P 500 turun 0,6%, Nasdaq melemah 1,5%, sementara Dow Jones terkoreksi sekitar 250 poin dari level rekor tertingginya. Pelemahan ini menunjukkan investor mulai mengambil untung setelah reli kuat yang sebelumnya menopang pasar saham AS.
Tekanan terbesar datang dari saham produsen chip yang sebelumnya menjadi motor penguatan pasar global. Kekhawatiran terhadap valuasi sektor AI yang dinilai semakin tinggi kembali membayangi pergerakan pasar. Micron dan Sandisk masing-masing turun sekitar 8%, sementara Nvidia melemah 3%.
Di sisi lain, saham-saham hyperscaler yang masuk dalam kelompok Magnificent 7 masih mencoba melanjutkan pemulihan setelah sempat tertinggal dari perusahaan infrastruktur AI sejak pertengahan Mei. Namun, secara umum sentimen pasar tetap berhati-hati karena investor masih menunggu kejelasan arah kebijakan The Fed dan keberlanjutan tren AI.(yds)
Sumber: Newsmaker.id