• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

20 November 2025 16:58  |

Emas Tumbang, Dolar Menguat- Ada Yang Ditunggu Pasar Next!

Harga emas turun lebih dari 1% pada hari Kamis (20/11), yang tertekan oleh penguatan dolar dan memudarnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada Desember, sementara investor menunggu rilis laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda pada hari ini.

Emas spot terakhir turun 0,4% ke $4.066,32 per troy ounce pada pukul 09.20 GMT, setelah sempat melemah lebih dari 1% di awal sesi. Kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember juga turun 0,4% ke $4.065,30 per troy ounce.

Indeks dolar menguat mendekati level tertinggi dua pekan, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara kata analis independen Ross Norman. “Penguatan dolar menekan emas, tetapi volatilitas harga seperti ini memang khas untuk periode akhir tahun ketika terjadi aktivitas jual-beli dua arah yang cukup aktif — profit taking dan penutupan buku bertemu dengan posisi investasi awal menjelang tahun baru,”

Risalah pertemuan The Fed bulan Oktober yang dirilis pada Rabu menunjukkan bahwa bank sentral memangkas suku bunga, meskipun para pembuat kebijakan memperingatkan bahwa langkah tersebut bisa berisiko memicu inflasi yang mengakar dan menggerus kepercayaan publik terhadap bank sentral AS.

Saat ini para pelaku pasar fokus pada laporan ketenagakerjaan bulan September yang tertunda akibat penutupan sebagian pemerintah AS (government shutdown), dan akan dirilis hari ini, untuk mencari petunjuk langkah The Fed berikutnya. Survei Reuters memperkirakan nonfarm payrolls (NFP) September naik sekitar 50.000 pekerjaan, lebih dari dua kali lipat kenaikan 22.000 pada Agustus.

The Fed masih akan kekurangan banyak data pada pertemuan kebijakan 10 Desember, karena laporan ketenagakerjaan berikutnya baru akan dirilis pada 16 Desember.

Para trader sekarang melihat peluang pemangkasan suku bunga bulan depan mendekati 34%, turun dari 49% pada Rabu, menurut alat FedWatch milik CME Group.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan pada masa ketidakpastian ekonomi.

Sementara itu, UBS menaikkan target harga emas pertengahan tahun 2026 sebesar $300 menjadi $4.500 per troy ounce, didukung ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, risiko geopolitik yang berkelanjutan, serta permintaan kuat dari bank sentral dan ETF.

Di komoditas logam mulia lainnya, perak spot turun 1% ke $50,87 per troy ounce, platinum naik 0,4% ke $1.551,69 dan paladium menguat 1,8% ke $1.404,76.(yds)

Sumber: Reuters.com

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai