Emas di Bawah $4.100, Nunggu NFP Meledak?
Harga emas bergerak datar di sesi Asia Kamis ini, berkutat di bawah area US$4.100 per troy ounce. Pasar terlihat ragu menentukan arah karena pelaku pasar memilih menunggu rilis data ketenagakerjaan AS (Nonfarm Payrolls/NFP) yang tertunda sebelum masuk posisi baru. Akibatnya, pergerakan emas lebih banyak bolak-balik tipis antara kenaikan kecil dan penurunan tipis.
Di saat yang sama, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang mulai berkurang justru menguatkan Dolar AS ke level tertinggi sejak akhir Mei. Dolar yang lebih kuat membuat emas kurang menarik karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil (bunga), sehingga ruang kenaikannya menjadi terbatas.
Sentimen risk-on di pasar saham global juga ikut menekan minat pada aset safe haven seperti emas. Selama investor masih nyaman masuk ke aset berisiko, kebutuhan untuk berlindung di emas cenderung berkurang, meskipun ada kekhawatiran soal melemahnya momentum ekonomi AS setelah penutupan pemerintah yang berkepanjangan.
Dengan kondisi seperti ini, pasar cenderung berhati-hati untuk berharap terlalu jauh pada kelanjutan rebound emas dari area psikologis US$4.000. Arah selanjutnya sangat bergantung pada hasil rilis NFP nanti malam: apakah akan memicu breakout di atas US$4.100, atau justru menyeret emas kembali menguji support di bawahnya.(asd)
Sumber: Newsmaker.id