Begini Emas sebelum diguncang NFP!
Harga emas (XAU/USD) masih bergerak defensif pada perdagangan Senin, setelah sempat naik tipis di sesi Asia ke atas area $4.100/oz. Penguatan ini justru dimanfaatkan seller, sehingga emas kembali tertekan untuk hari ketiga berturut-turut. Penyebab utamanya, pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed di Desember, dan hal itu membuat Dolar AS menguat dan menahan pergerakan emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding).
Namun pelemahan emas sejauh ini masih terbatas. Kekhawatiran pasar terhadap melambatnya ekonomi AS setelah penutupan pemerintah terpanjang dalam sejarah membuat pintu pelonggaran kebijakan The Fed ke depan tetap terbuka. Ditambah lagi, sentimen risiko yang cenderung lebih lemah membuat emas sebagai aset safe haven masih dibeli di area bawah, sehingga harganya bertahan di atas low sekitar $4.032 yang terbentuk pada Jumat lalu.
Untuk sementara, banyak trader memilih tunggu dan lihat. Fokus pasar sekarang tertuju ke risalah pertemuan FOMC yang akan dirilis Rabu, yang bisa memberi sinyal lebih jelas soal cara pandang The Fed terhadap inflasi dan pertumbuhan.
Selain itu, data Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Oktober yang tertunda dan baru akan dirilis Kamis juga diperkirakan jadi pemicu besar berikutnya. Angka tenaga kerja ini berpotensi menggerakkan Dolar AS dengan cukup kuat—dan pada akhirnya akan menentukan apakah emas akan tetap tertahan di mode defensif, atau justru memantul naik dari tekanan saat ini.(asd)
Sumber : Newsmaker.id