Emas Menguat Seiring Melemahnya Dolar, Kekhawatiran Shutdown Nyata
Harga emas naik pada Jumat (7/11) karena dolar melemah dan ketidakpastian seputar shutdown pemerintahan AS menambah permintaan aset safe haven, sementara indeks Wall Street bersiap mencatat penurunan tajam secara mingguan.
Emas spot naik 0,2% ke $3.986,83 per ons pada pukul 09:37 waktu setempat (1437 GMT). Namun, kontrak ini masih turun 0,4% sepanjang pekan.
Kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember naik 0,1% ke $3.993,60 per ons.
Pasar saham yang sarat saham teknologi bersiap untuk penurunan mingguan terbesar dalam tujuh bulan pada Jumat, karena investor khawatir akan keberlanjutan reli saham-saham AI.
Indeks dolar AS (.DXY) melemah, shingga membuat emas berdenominasi greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
“Aksi harga terbaru secara teknikal mengindikasikan kita mungkin sedang membentuk level dasar di bawah harga emas dan perak,” ujar Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.
Emas dianggap sebagai lindung nilai saat ketidakpastian, dan sebagai aset tanpa imbal hasil, cenderung diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah.
Dengan penutupan pemerintahan AS yang menunda rilis laporan non-farm payrolls bulanan, para trader beralih ke data sektor swasta—yang menunjukkan kehilangan pekerjaan pada Oktober—untuk menilai kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed lagi tahun ini.
Pasar kini melihat peluang 67% untuk pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada Desember, menurut alat FedWatch milik CME Group.
Sementara itu, China mulai merancang rezim perizinan logam tanah jarang yang baru yang dapat mempercepat pengiriman, meski kecil kemungkinan akan sepenuhnya mencabut pembatasan seperti yang diharapkan Washington, menurut sumber industri.
“Walau gelombang kebijakan perdagangan agak mereda, konflik sama sekali belum terselesaikan. Karena itu, emas kemungkinan tetap diminati sebagai safe haven,” tulis Commerzbank dalam sebuah catatan.
Di tempat lain, perak spot naik 0,6% menjadi $48,26 per ons. Platinum turun 0,5% ke $1.533,10 dan paladium stabil di $1.374,75. Ketiganya menuju penurunan mingguan.(yds)
Sumber: Reuters.com