Data JOLTS Menguat, Loker AS Lampaui Ekspektasi
Jumlah lowongan kerja di Amerika Serikat naik tipis pada Mei 2026, menunjukkan pasar tenaga kerja masih cukup kuat di tengah tekanan kenaikan biaya energi akibat konflik Iran. Berdasarkan data terbaru, lowongan kerja bertambah 9.000 menjadi 7,594 juta, level tertinggi sejak Mei 2024.
Angka tersebut juga berada di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan lowongan kerja sebesar 7,30 juta. Kenaikan terutama didorong oleh sektor perdagangan grosir, yang mencatat tambahan 71.000 lowongan kerja sepanjang bulan tersebut.
Sementara itu, jumlah perekrutan tenaga kerja tidak berubah di level 5,2 juta. Total pemutusan hubungan kerja atau separasi juga relatif stabil di angka 5,1 juta, menunjukkan pergerakan tenaga kerja masih terkendali.
Di dalam komponen separasi, jumlah pekerja yang mengundurkan diri tercatat 3,1 juta dan hanya berubah sedikit dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, jumlah PHK dan pemberhentian tetap tidak berubah di level 1,7 juta.
Data ini memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja AS masih tangguh, meskipun ekonomi menghadapi tekanan dari harga energi dan ketidakpastian geopolitik. Kondisi tersebut dapat kembali menjadi perhatian Federal Reserve dalam menilai arah kebijakan suku bunga ke depan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id