• Wed, Apr 22, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 April 2026 20:29  |

Iran Sita Dua Kapal di Selat Hormuz, Ini yang Terjadi!

Angkatan laut Iran pada Rabu (22/04) menyatakan telah menyita dua kapal kontainer di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi titik kritis perdagangan energi global. Penyitaan itu terjadi tak lama setelah Amerika Serikat memperpanjang gencatan senjata, di tengah upaya diplomatik untuk mendorong pembicaraan damai.

Menurut pernyataan Garda Revolusi Iran (IRGC) yang dikutip media pemerintah, kedua kapal ditahan atas dugaan pelanggaran maritim dan dipindahkan ke wilayah pesisir Iran. Otoritas maritim Inggris (UKMTO) sebelumnya melaporkan dua insiden serangan terhadap kapal di area Selat Hormuz, termasuk laporan tembakan yang menimbulkan kerusakan berat pada anjungan sebuah kapal kontainer, dengan seluruh awak dilaporkan selamat.

Pasar energi merespons dengan penguatan harga meski kenaikannya terbatas. Brent kontrak Juni naik sekitar 0,5% ke US$99,03 per barel setelah sempat menembus US$100, sementara WTI kontrak Juni naik sekitar 0,5% ke US$90,13. Pergerakan ini mencerminkan premi risiko yang kembali naik, namun masih ditahan oleh harapan de-eskalasi melalui kanal diplomasi.

Secara fundamental, eskalasi keamanan di Selat Hormuz cepat diterjemahkan menjadi risiko pasokan karena jalur ini menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman serta menjadi rute utama ekspor energi. Dengan sekitar 20% arus minyak dan gas global biasanya melewati koridor ini, setiap indikasi gangguan pada keselamatan pelayaran dapat memperbesar volatilitas harga melalui kenaikan biaya asuransi, perubahan rute, dan penundaan pengiriman.

Di sisi politik, Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington memperpanjang gencatan senjata untuk memberi waktu Iran menyampaikan “proposal terpadu” guna mengakhiri perang, sementara laporan terpisah menyebut putaran lanjutan pembicaraan damai tertunda dan media Iran melaporkan negosiator Teheran tidak akan menghadiri pembicaraan berikutnya. Pasar akan memantau perkembangan keamanan pelayaran di Hormuz, intensitas insiden terhadap kapal komersial, serta sinyal keberlanjutan proses negosiasi yang berpotensi menentukan apakah premi risiko energi bertahan atau mereda. (gn)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai