Trump Kritik Sekutu AS atas Posisi Mereka Terkait Operasi Militer di Iran
Presiden AS, Donald Trump, mengkritik beberapa sekutu utama AS, termasuk Inggris (UK) dan Prancis, atas posisi mereka setelah operasi militer AS yang baru-baru ini menargetkan Iran. Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menyatakan bahwa negara-negara yang bergantung pada pengiriman energi melalui Selat Hormuz harus mengambil tanggung jawab lebih besar untuk mengamankan pasokan mereka sendiri, alih-alih mengandalkan bantuan dari Washington.
Trump secara khusus menargetkan Inggris, mengkritik London yang menolak untuk ikut serta dalam operasi yang bertujuan untuk menghilangkan "Tukang Jagal Iran." Dia menyarankan bahwa negara-negara yang menghadapi kekurangan bahan bakar jet akibat gangguan di Selat Hormuz seharusnya membeli pasokan dari AS atau mengerahkan pasukan mereka sendiri untuk mengamankan pengiriman energi tersebut.
Selain itu, Trump juga mengkritik Prancis, menuduh Paris menolak untuk mengizinkan pesawat yang membawa peralatan militer ke Israel melintasi wilayah udara Prancis. Trump memperingatkan bahwa AS akan "mengingat" tindakan tersebut dan kurangnya dukungan yang diberikan oleh Prancis dalam situasi tersebut.
Kritikan ini mencerminkan ketegangan dalam hubungan internasional, terutama terkait dengan respons terhadap situasi yang berkembang di Timur Tengah dan bagaimana negara-negara sekutu AS merespons kebijakan luar negeri Washington.(alg)
Sumber: Newsmaker.id