• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

16 January 2026 20:06  |

Ancaman Trump Bikin Eropa Siaga: Greenland Memanas

Para pemimpin Eropa mulai memandang isu Greenland sebagai ujian serius bagi kohesi NATO, tetapi banyak yang masih ragu tentang tujuan utama Donald Trump: semata-mata keamanan, atau bagian dari strategi negosiasi yang lebih besar. Beberapa analis percaya bahwa Eropa kemungkinan besar tidak akan langsung "menolak" begitu saja—tetapi malah mencoba mengelola eskalasi melalui paket insentif dan pencegahan untuk mencegah konflik meningkat.

Di satu sisi, Trump secara terbuka menyebut Greenland sangat penting bagi keamanan nasional AS dan membuka dunia untuk berbagai pilihan—dari saluran ekonomi hingga pendekatan garis keras. Jika narasi ini dibawa ke ekstrem, langkah unilateral akan memicu gangguan besar karena Greenland adalah wilayah otonom Denmark—anggota NATO dan Uni Eropa. Ini berarti bahwa apa pun yang tampak sebagai paksaan dapat berubah menjadi krisis kepercayaan yang berpotensi berbahaya bagi aliansi tersebut.

Namun, beberapa pemimpin Eropa diyakini melihat ancaman tersebut bukan hanya sebagai rencana "pengambilalihan", tetapi sebagai alat tekanan untuk tujuan lain: memperluas jejak militer AS di Arktik, mengamankan akses strategis (termasuk potensi logam tanah jarang), atau memaksa Eropa untuk meningkatkan bagiannya dalam beban pertahanan. Oleh karena itu, respons Eropa diharapkan lebih pragmatis: menutup kesenjangan karena alasan keamanan tanpa melanggar garis merah kedaulatan.

Opsi "jalan tengah" yang sedang dibahas adalah mengizinkan kehadiran militer dan komersial AS yang lebih besar di Greenland dalam kerangka kerja yang disepakati—seperti akses ke fasilitas, investasi, atau kerja sama keamanan—sambil secara bersamaan memperkuat payung NATO di wilayah Arktik. Ini akan mengurangi kekhawatiran keamanan AS, sekaligus membuat tindakan unilateral semakin sulit untuk dibenarkan.

Pada intinya, Eropa membutuhkan satu hal: front yang solid. Tanpa sikap yang bersatu, masalah Greenland berisiko menjadi keretakan yang memecah belah sekutu. Eropa kemungkinan akan menekankan dua pesan utama kepada Washington: kedaulatan teritorial bukanlah sesuatu yang bisa ditawar-tawar, dan biaya politik serta ekonomi dari NATO yang terpecah jauh lebih besar daripada "kemenangan" jangka pendek di satu pulau saja.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai