Trump Klaim 3 Negara “Back Up” Demiliterisasi Hamas
Presiden AS Donald Trump mengklaim Mesir, Turki, dan Qatar berada di baris yang sama dengan Washington untuk mendorong kesepakatan demiliterisasi “menyeluruh” terhadap Hamas. Lewat unggahan di media sosial, Trump menyebut dukungan tiga negara itu menjadi kunci untuk mengunci fase lanjutan gencatan senjata—sekaligus menekan Hamas agar segera mematuhi komitmennya.
Di saat yang sama, Trump juga mengatakan dirinya mendukung pembentukan pemerintahan teknokrat Palestina yang akan mengelola Gaza pada masa transisi. Skema ini dikaitkan dengan rencana fase berikutnya yang menargetkan pembentukan badan administratif untuk Gaza, seiring upaya memindahkan fokus dari “gencatan senjata” ke “demiliterisasi dan tata kelola.”
Namun, sinyal politik dari Gedung Putih itu muncul ketika proses negosiasi masih rapuh. Sejumlah laporan menyebut mediator tetap bekerja menjaga jalur dialog, tetapi isu paling sensitif—perlucutan senjata Hamas dan detail struktur pemerintahan transisi—masih berpotensi jadi titik gesek terbesar di lapangan.
Secara garis besar, pesan Trump hari ini jelas: Washington ingin “mengunci” fase baru dengan kombinasi tekanan diplomatik dan format pemerintahan transisi, sambil menggandeng para mediator regional untuk menutup celah konflik yang selama ini berulang lewat pelanggaran gencatan senjata dan ketidakpercayaan kedua pihak. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id