AS-Taiwan Sepakat: Triliunan untuk Chip!
Amerika Serikat dan Taiwan menandatangani perjanjian perdagangan besar pada hari Kamis untuk memperkuat produksi semikonduktor di AS. Kesepakatan ini datang di tengah persaingan global untuk chip, yang menjadi komponen penting dalam mobil, elektronik, dan teknologi militer.
Salah satu poin utama perjanjian ini adalah investasi TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) senilai USD 250 miliar untuk membangun beberapa pabrik baru di Arizona. Pabrik-pabrik ini akan membantu AS meningkatkan kapasitas produksi chip domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor dari Asia, yang dianggap strategis untuk keamanan nasional.
Sebagai imbalannya, Amerika Serikat akan menurunkan tarif barang-barang Taiwan dari 20% menjadi 15%. Lebih lanjut, produsen chip seperti TSMC yang memperluas operasinya di AS akan dikecualikan dari beberapa tarif. Langkah ini diharapkan bisa mendorong lebih banyak investasi asing langsung ke industri teknologi AS.
Perjanjian ini menambah daftar kesepakatan serupa yang baru-baru ini dibuat dengan Uni Eropa dan Jepang, yang bertujuan untuk memperkuat rantai pasok semikonduktor global dan mengurangi risiko gangguan pasokan akibat konflik atau krisis geopolitik. Analis mengatakan langkah ini menunjukkan AS sangat serius ingin menjadi pemain utama di sektor chip.
Dengan adanya investasi besar dan pengurangan tarif ini, masa depan industri chip AS diprediksi semakin kuat. Selain mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Arizona, kesepakatan ini juga diyakini akan menciptakan ribuan lapangan kerja dan memperkuat posisi Amerika dalam persaingan teknologi global. (az)
Sumber: Newsmaker.id