Bursa Eropa Tertahan di Level Terendah Agustus, Sinyal Hawkish Tekan Sentimen
Bursa saham Eropa bergerak relatif datar pada perdagangan Kamis (20/08) dan masih bertahan di sekitar level terendah sejak 3 Agustus. Upaya rebound tertahan oleh sinyal hawkish dari bank sentral serta kekhawatiran terhadap gangguan pelayaran di kawasan Teluk Persia.
Indeks pan-Eropa STOXX Europe 600 nyaris tidak berubah. Jika tekanan berlanjut, indeks tersebut berpotensi mencatat rangkaian penurunan harian terpanjang sejak September 2023, menunjukkan sentimen investor masih cukup rapuh.
Di antara indeks utama kawasan, DAX Jerman turun sekitar 0,3%. Sementara itu, CAC 40 Prancis dan FTSE 100 Inggris bergerak relatif datar karena pelaku pasar masih menunggu katalis baru sebelum mengambil posisi lebih besar.
Tekanan datang dari risalah Federal Reserve yang menunjukkan banyak pejabat masih membuka peluang kenaikan suku bunga jika inflasi tidak mereda. Nada tersebut mengurangi optimisme yang sebelumnya muncul setelah yield obligasi AS turun akibat peningkatan buyback Treasury.
Risiko geopolitik juga membatasi minat terhadap saham. Perlambatan aktivitas pelayaran di Teluk Persia dan ketidakpastian mengenai arus energi melalui kawasan tersebut menjaga kekhawatiran inflasi tetap tinggi, terutama bagi ekonomi Eropa yang sensitif terhadap harga energi.
Analisis Newsmaker: Bursa Eropa masih berada dalam fase konsolidasi dengan bias cenderung lemah. Penurunan yield obligasi memang memberikan sedikit ruang pemulihan, tetapi sinyal bank sentral yang hawkish dan risiko energi membuat investor tetap defensif. Selama kedua faktor tersebut belum mereda, peluang rebound diperkirakan masih terbatas.(asd)
Source: Newsmaker.id