• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 June 2025 08:18  |

Serangan AS ke Iran, Gejolak Ekonomi dan Reaksi Dunia

Serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap situs nuklir Iran pada awal minggu ini telah memicu ketegangan baru di Timur Tengah dan memberikan dampak signifikan terhadap pasar global. Keputusan AS untuk menyerang Iran ini semakin memperburuk ketidakpastian geopolitik di kawasan yang sudah penuh dengan ketegangan. Dalam beberapa hari setelah serangan tersebut, pasar saham global, harga minyak, dan nilai tukar mata uang menunjukkan fluktuasi tajam. Harga minyak mentah berjangka melonjak, mencerminkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan energi global, sementara indeks saham utama di Asia dan Eropa mengalami penurunan signifikan.

Sekutu-sekutu Iran, termasuk Rusia dan China, langsung mengutuk serangan AS tersebut dan menganggapnya sebagai provokasi yang dapat memperburuk situasi. Pemerintah Rusia mengeluarkan pernyataan keras yang menuduh AS bertanggung jawab atas peningkatan ketegangan di kawasan dan memperingatkan bahwa serangan tersebut dapat menjerumuskan dunia ke dalam konflik besar. China, yang memiliki hubungan perdagangan erat dengan Iran, menyatakan keprihatinannya dan menyerukan agar semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk keadaan. "Kami mendesak pihak-pihak yang terlibat untuk segera menghentikan tindakan militer yang tidak proporsional dan untuk kembali ke meja perundingan," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Di sisi lain, Israel, yang selama ini memiliki hubungan tegang dengan Iran, menyambut serangan AS dengan sikap yang lebih mendukung. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pidatonya menyebut serangan AS sebagai langkah yang tepat dalam menghadapi ancaman nuklir Iran. "Israel berdiri bersama Amerika Serikat dalam upaya untuk menghentikan ambisi nuklir Iran yang akan membahayakan kawasan dan dunia," ujarnya. Netanyahu juga menegaskan bahwa Israel siap mendukung tindakan lebih lanjut jika diperlukan untuk memastikan Iran tidak mendapatkan kemampuan nuklir yang dapat mengancam stabilitas regional.

Reaksi terhadap serangan ini juga datang dari mantan Presiden AS, Donald Trump, yang melalui pidatonya menekankan bahwa serangan tersebut merupakan tindakan yang tepat dalam rangka melindungi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. "Iran telah menjadi ancaman bagi dunia dengan ambisi nuklirnya, dan kami tidak akan membiarkan mereka menguasai senjata pemusnah massal," tegas Trump dalam pidatonya yang disiarkan pada hari Selasa. Trump juga menyerukan agar negara-negara Barat bersatu dalam menghadapi ancaman Iran dan memperkuat tekanan internasional terhadap Teheran. "Kami harus memastikan bahwa tidak ada negara yang merasa nyaman dengan menyimpan senjata nuklir yang dapat menghancurkan jutaan nyawa."

Namun, reaksi publik terhadap serangan ini terpecah, dengan banyak yang mengkhawatirkan eskalasi lebih lanjut. Beberapa negara Eropa, seperti Jerman dan Prancis, mengkritik keras tindakan AS tersebut dan mendesak agar diplomasi kembali dijalankan. Para pemimpin Eropa memperingatkan bahwa serangan tersebut dapat memperburuk krisis nuklir Iran dan menambah ketegangan yang sudah ada. "Serangan ini bisa berisiko menghancurkan kesepakatan yang telah dibuat dalam perjanjian nuklir, dan membawa kita lebih jauh dari solusi damai," ungkap Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Dampak ekonomi dari serangan ini sudah mulai terasa. Pasar saham di Asia turun tajam pada awal perdagangan, dengan indeks Nikkei Jepang turun lebih dari 0,6%. Di pasar energi, harga minyak mentah melonjak tajam, dengan Brent Crude mencapai lebih dari $80 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun. Ketegangan ini semakin memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi global, dengan banyak ekonom memperkirakan bahwa ketidakpastian geopolitik ini akan menambah tantangan bagi pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Ke depan, dunia akan terus memantau respons Iran terhadap serangan ini dan bagaimana langkah-langkah selanjutnya akan membentuk peta politik dan ekonomi global.(ayu)

Source: News Maker

Related News

GLOBAL

Serangan AS ke Iran, Gejolak Ekonomi dan Reaksi Dunia

Serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap situs nuklir Iran pada awal minggu ini telah memicu ketegangan ba...

23 June 2025 08:18
GLOBAL

Setidaknya 91 Orang Tewas di Gaza saat Israel Mengabaikan Ge...

Setidaknya 91 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan udara di Gaza pada hari Kamis setelah Israel...

21 March 2025 08:46
GLOBAL

Pemimpin-Pemimpin Negara Dunia Mengecam Usulan Trump agar AS...

Para sekutu dan musuh AS sama-sama mengecam usulan Presiden Donald Trump pada hari Rabu agar Amerika Serikat mengambil alih k...

6 February 2025 08:40
GLOBAL

Donald Trump Kembali Dilantik Sebagai Presiden AS

Donald Trump dari Partai Republik kembali dilantik lagi pada Senin (20/1) sebagai presiden AS ke-47, dia menyerukan "revolusi...

21 January 2025 04:11
BIAS23.com NM23 Ai