• Tue, Jun 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

5 May 2026 01:56  |

Iran Tembakkan Rudal ke UEA, Serangan Pertama Sejak Gencatan Senjata

Iran menyerang Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (4/5) untuk pertama kalinya dalam hampir sebulan, di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Republik Islam. UEA mengatakan pihaknya mencegat rudal jelajah Iran yang ditembakkan ke sejumlah wilayah, memecah ketenangan rapuh sejak gencatan senjata antara Teheran dan aliansi AS–Israel mulai berlaku sekitar awal April.

Sejumlah peringatan darurat dikirim ke ponsel warga di Dubai dan emirat lain termasuk Abu Dhabi, yang mengimbau masyarakat menuju area aman. Di Fujairah, sebuah terminal minyak yang sebagian dimiliki Vitol Group dilaporkan menjadi sasaran, menurut sumber yang mengetahui insiden tersebut. Kantor media Fujairah menyatakan kebakaran besar terjadi di zona industri minyak setelah serangan drone dari Iran, dan tiga orang dilaporkan terluka.

Serangan terbaru ini menegaskan rapuhnya gencatan senjata. Konflik dimulai pada akhir Februari setelah serangan AS dan Israel ke Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan peluncuran ribuan rudal dan drone ke Israel serta negara-negara Arab Teluk. Dalam periode konflik tersebut, korban jiwa dilaporkan mencapai ribuan, terutama di Iran dan Lebanon, di mana Israel juga menjalankan konflik paralel melawan Hezbollah yang didukung Iran.

UEA disebut menjadi salah satu target paling sering. Kementerian Luar Negeri UEA menyebut serangan terbaru sebagai “eskalasi berbahaya” dan menegaskan negara itu tidak akan menoleransi ancaman terhadap keamanan dan kedaulatannya, serta menyatakan memiliki hak penuh untuk merespons. Pemerintah UEA juga kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh mulai Selasa hingga Jumat untuk seluruh jenjang pendidikan, setelah sebelumnya kebijakan serupa diberlakukan pada periode Maret hingga pertengahan April sebelum sekolah kembali tatap muka.

Insiden ini terjadi beberapa jam setelah sebuah tanker milik Abu Dhabi National Oil Co. dilaporkan ditembaki drone Iran di dekat Selat Hormuz. Serangan juga terjadi tak lama setelah AS memulai operasi yang disebut Presiden Donald Trump sebagai upaya “kemanusiaan” untuk membantu kapal-kapal yang terjebak di Teluk Persia keluar melalui selat tersebut. Militer AS mengatakan dua kapal dagang berbendera AS telah melintasi Hormuz dalam rangkaian operasi itu.

Iran sebelumnya memperingatkan akan menyerang pasukan AS jika mendekati Hormuz dan meminta kapal komersial tidak melintasi jalur itu tanpa izin. Bagi pasar, kombinasi serangan langsung ke wilayah Teluk dan eskalasi di sekitar Hormuz memperkuat risiko gangguan pasokan energi dan menaikkan premi risiko geopolitik yang kembali membayangi aset berisiko.(mrv)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai