• Thu, Apr 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 April 2026 00:24  |

Trump : Presiden Iran Meminta Gencatan Senjata, Tetapi AS Ingin Selat Hormuz Dibuka Terlebih Dahulu

Presiden Donald Trump pada hari Rabu (1/3) mengatakan bahwa "Presiden Regim Baru Iran" telah meminta kepada AS untuk melakukan gencatan senjata. Namun, AS hanya akan “mempertimbangkan” tawaran tersebut setelah Selat Hormuz “dibuka, bebas, dan jelas,” kata Trump di Truth Social.

“Hingga saat itu, kami akan menghancurkan Iran hingga ke kehancuran total, atau seperti yang mereka katakan, kembali ke Zaman Batu!!!” tulisnya.

Teheran membantah telah meminta gencatan senjata, lapor Al Jazeera pada Rabu pagi, mengutip seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Selasa bahwa Teheran tidak mencari gencatan senjata, tetapi berusaha mengakhiri perang. “Saat ini tidak ada negosiasi,” kata Araghchi kepada outlet tersebut dalam sebuah wawancara, menurut terjemahan.

Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan terhadap permintaan CNBC untuk informasi tambahan terkait perselisihan mengenai permintaan gencatan senjata tersebut.

Tidak jelas apakah permintaan tersebut dibuat langsung ke AS, seperti yang disarankan oleh pos Trump, atau apakah itu datang melalui pihak ketiga, seperti Pakistan. Dan bahkan jika Presiden Masoud Pezeshkian memang meminta gencatan senjata, dia mungkin tidak memiliki kata terakhir: pemimpin tertinggi Iran, bukan presidennya, yang memiliki otoritas tertinggi di Republik Islam.

Pemimpin tertinggi saat ini, Ayatollah Mojtaba Khamenei, telah menghindari tampil di publik sejak aksesi-nya setelah pembunuhan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara di awal perang.

Kedua pihak sering kali saling membantah klaim masing-masing tentang keberadaan dan status pembicaraan kesepakatan damai sejak perang dimulai pada 28 Februari dengan serangan AS dan Israel ke Iran.

Pengumuman Truth Social Trump datang beberapa jam sebelum ia dijadwalkan untuk memberikan “pembaruan penting tentang Iran” dalam pidato kepada bangsa, menurut Gedung Putih. Pidato tersebut dijadwalkan pada pukul 9 malam ET.

Perang yang sudah sebulan ini telah menyebabkan kekacauan ekonomi yang luas dan fluktuasi besar dalam harga energi global. Ketegangan ini sebagian besar terkait dengan kemampuan Iran untuk secara efektif memblokir Selat Hormuz, jalur utama untuk sebagian besar pengiriman minyak dunia.

Trump telah mengakui bahwa selat ini tetap menjadi titik kritis dalam perang, meskipun dia dan pejabat administrasi lainnya bersikeras bahwa militer Iran telah “dihancurkan” dan bahwa AS sedang dengan cepat mencapai tujuannya.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai