Dua Kapal Induk, Puluhan Jet—AS Naikkan Tekanan ke Iran
Amerika Serikat dilaporkan meningkatkan kesiapan militernya di Timur Tengah, memunculkan spekulasi bahwa opsi serangan ke Iran bisa masuk tahap “siap jalan” dalam waktu dekat. Sejumlah media menyebut rencana waktu yang dibahas mencakup akhir pekan, meski keputusan final tetap berada di tangan Presiden Donald Trump.
Menurut laporan yang mengutip pengarahan pejabat pertahanan, penguatan aset udara dan laut—termasuk tambahan jet tempur, pesawat pendukung, serta unsur armada—diproyeksikan mencapai tingkat kesiapan yang dianggap memadai dalam hitungan hari. Telegraph juga melaporkan kapal induk USS Gerald R. Ford diperkirakan bergerak menuju kawasan, melengkapi postur kekuatan yang sudah ada.
Gambaran yang beredar menyebut postur ini memungkinkan operasi udara intensif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pertahanan terhadap potensi serangan balasan—termasuk dengan penempatan sistem pertahanan rudal di kawasan untuk melindungi aset AS dan mitra regionalnya. Namun, beberapa laporan juga menekankan bahwa “kesiapan militer” tidak otomatis berarti serangan akan terjadi.
Di jalur kebijakan, Trump disebut sudah menerima paparan opsi—mulai dari serangan terbatas terhadap fasilitas nuklir hingga skenario yang lebih luas. Meski begitu, media arus utama AS menyebut belum ada persetujuan final, dan ada indikasi keputusan bisa diambil dalam rentang waktu tertentu, bukan semata “akhir pekan ini”.
Financial Times melaporkan Trump mengatakan ia akan memutuskan dalam sekitar 10 hari apakah AS akan bergerak secara militer atau mendorong kesepakatan diplomatik. Pernyataan ini menjaga ketidakpastian tetap tinggi, dan pasar global akan sensitif terhadap setiap headline baru terkait langkah berikutnya. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id