Drone Ukraina Hantam Kilang Ukhta—Sinyal Eskalasi Baru?
Drone Ukraina dilaporkan menyerang kilang minyak milik Lukoil di kota Ukhta, Republik Komi—menandai kembalinya gelombang serangan Kyiv ke infrastruktur energi Rusia setelah intensitasnya sempat mereda bulan lalu. Kepala wilayah Komi, Rostislav Goldshtein, menyebut kebakaran terjadi di area kilang dan layanan darurat sedang menangani situasi di lapangan. Ia menambahkan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.
Ukhta berada sekitar 1.550 km dari Moskow, dan serangan ini memperpanjang pola serangan presisi yang sebelumnya menekan sektor pengolahan Rusia—mulai dari shutdown kilang, gangguan terminal, sampai perubahan rute pengiriman. Tujuan strategisnya konsisten: menggerus pendapatan energi Kremlin sekaligus membatasi suplai bahan bakar untuk kebutuhan militer di garis depan.
Pada Januari, serangan terhadap kilang Rusia sempat melemah, memberi ruang bagi operasi kilang pulih bertahap dan mendorong pemerintah Rusia kembali melonggarkan beberapa kebijakan ekspor bensin. Tapi pekan ini ritmenya berubah: sehari sebelumnya, Ukraina juga dilaporkan menghantam kilang Lukoil di Volgograd—yang disebut sebagai serangan besar pertama tahun ini terhadap industri pengolahan Rusia—dengan kapasitas desain sekitar 300.000 barel per hari.
Dibanding Volgograd, kilang Ukhta lebih kecil, dan dalam periode terakhir hanya memproses sedikit di atas 60.000 barel per hari. Tetap saja, serangan beruntun ke aset energi seperti ini biasanya bikin pasar memperhitungkan ulang risiko pasokan dan biaya logistik, terutama kalau intensitasnya naik dan meluas ke fasilitas-fasilitas lain. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id