• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

9 February 2026 11:09  |

Oman Jadi Panggung, Konflik Mereda atau Tipu-Tipu?

Pertemuan AS dan Iran kemarin di Oman belum melahirkan kesepakatan besar, tapi satu hal jelas: jalur negosiasi dibuka lagi. Kedua pihak sepakat pembicaraan akan dilanjutkan, dan itu langsung mengubah suasana pasar yang sebelumnya tegang.

Dari pihak Iran, nada yang keluar memang lebih “adem”, tapi garis merahnya tetap keras. Teheran menyebut pembicaraan itu “langkah maju”, namun mereka tetap menolak tuntutan yang mengarah ke penghentian total pengayaan uranium (zero enrichment).

Iran juga bilang pembahasan fokus di isu nuklir, bukan melebar ke topik lain. Termasuk, program rudal mereka ditegaskan tidak masuk meja perundingan—alias bukan bahan tawar-menawar.

Sementara itu dari sisi AS, Trump memberi sinyal bakal ada pertemuan lanjutan awal pekan ini, di tengah penumpukan kekuatan militer AS di kawasan dan agenda pertemuan dengan PM Israel Benjamin Netanyahu. Di saat yang sama, AS juga menyiapkan tekanan ekonomi, termasuk rencana tarif untuk negara yang tetap berbisnis dengan Iran.

Intinya: ini baru “pembuka”, bukan garis finish. Setelah lama buntu, sekarang kedua kubu minimal sama-sama mengakui masih ada ruang bicara meski jarak posisi masih jauh, terutama soal hak pengayaan uranium dan sanksi.

Di luar itu, pasar juga memantau efek domino ke energi global—misalnya isu India dan minyak Rusia yang masih simpang siur, plus laporan-laporan baru pekan ini dari OPEC/IEA/forecaster AS yang bisa mengubah persepsi pasokan.

Impact ke market: karena pembicaraan dinilai “cukup positif” dan risiko konflik jangka dekat mengecil, minyak melemah Brent turun ke area $67-an dan WTI di $63-an karena premi risiko mulai dilepas. Sementara emas biasanya kehilangan sedikit dorongan safe-haven saat tensi mereda, tapi tetap sensitif—sebelumnya emas sempat ditopang kekhawatiran jelang pembicaraan AS–Iran dan dolar yang melemah, jadi arahnya masih bisa bolak-balik tergantung headline lanjutan dan data AS.

5 inti poin :

- Belum ada deal besar, tapi negosiasi lanjut.

- Iran: hak pengayaan uranium “non-negotiable”, nol pengayaan ditolak.

- Iran: pembahasan nuklir saja, rudal off the table.

- AS: Trump sebut bakal ada meeting lanjutan, tekanan politik-ekonomi tetap jalan.

- Market response: oil turun karena risiko pasokan mereda; emas tetap choppy karena masih banyak ketidakpastian.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai