Inflasi Konsumen China Tertinggi Hampir 3 Tahun, Deflasi Pabrik Mereda
Inflasi konsumen Tiongkok naik ke tingkat tertinggi dalam hampir tiga tahun pada bulan Desember, sementara tekanan penurunan harga di tingkat pabrik mulai menurun. Data terbaru ini memberi sinyal bahwa kondisi harga di China mulai bergerak lebih stabil dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Indeks Harga Konsumen (CPI) tercatat naik 0,8% secara tahunan (yoy) pada bulan Desember. Angka ini sesuai perkiraan pasar dan lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,7% pada bulan November.
Secara bulanan (mom), CPI naik 0,2% pada bulan Desember. Sebelumnya pada bulan November CPI sempat turun 0,1%, sementara pasar mengira Desember hanya naik sekitar 0,1%, sehingga realisasinya sedikit lebih kuat.
Sementara itu, Indeks Harga Produsen (PPI) masih mengalami kontraksi, namun lajunya melambat. PPI turun 1,9% secara tahunan, membaik dari penurunan 2,2% pada bulan November dan lebih baik dibandingkan perkiraan penurunan 2,0%.
Kondisi ini menunjukkan tekanan biaya dan harga jual di sektor industri mulai mereda, meski PPI yang masih negatif menandakan perusahaan masih menghadapi permintaan yang belum sepenuhnya kuat serta persaingan harga yang ketat.
Ke depan, pasar akan mencermati apakah tren CPI yang menguat dan PPI yang membaik bisa berlanjut. Jika berlanjut, hal itu bisa menjadi tanda pemulihan permintaan domestik yang lebih sehat dan mengurangi risiko deflasi sepanjang ekonomi Tiongkok.(asd)
Sumber: Newsmaker.id