• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

5 November 2025 12:56  |

Dolar Kuat, Tapi Momentum Bullish Emas Masih Terjaga!

Harga emas dunia menguat pada perdagangan hari ini di pasar asia, dipengaruhi oleh penguatan dolar AS dan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve. Meski dukungan jangka menengah tetap kuat dari sisi safe haven dan pembelian bank sentral, tekanan dari sisi makro ekonomi membuat emas masih bergerak terbatas di zona konsolidasi.

Kenaikan dolar AS terhadap sebagian besar mata uang utama menekan harga emas, karena membuat logam mulia lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Selain itu, imbal hasil obligasi yang tinggi juga menambah biaya peluang memegang emas, yang tidak memberikan bunga.

Di sisi lain, pasar masih mengantisipasi sinyal pelonggaran moneter dari The Fed. Data inflasi dan tenaga kerja AS yang menunjukkan perlambatan bisa menjadi katalis positif bagi emas, namun analis menilai bahwa momentum penguatan emas jangka pendek sudah mulai melemah.

“Investor tetap menempatkan emas sebagai lindung nilai terhadap risiko ekonomi dan geopolitik, namun harus memperhatikan tekanan dari dolar dan imbal hasil obligasi,” kata analis FXEmpire.

Secara teknikal, harga emas spot saat ini berada di kisaran US$3.900–US$4.000 per troy ounce. Area support penting berada di US$4.000–US$3.950, sedangkan resistance utama berada di US$4.050–US$4.100.

Indikator RSI dan MACD menunjukkan momentum penguatan mulai melemah setelah reli beberapa pekan terakhir, sehingga pasar berpotensi mengalami konsolidasi atau koreksi kecil sebelum menentukan arah selanjutnya.

Breakout di atas US$4.050 dapat membuka peluang kenaikan menuju US$4.100–4.150.

Jika support di US$3.950–3.000 gagal bertahan, harga bisa turun ke US$3.850 sebelum menemukan pijakan baru.

Harga emas hari ini mencerminkan pasar yang sensitif terhadap pergerakan dolar dan sinyal kebijakan The Fed. Investor disarankan memantau berita ekonomi AS terbaru seperti laporan ADP, ISM Jasa, atau komentar pejabat The Fed, karena setiap katalis tersebut dapat memengaruhi arah pergerakan emas dalam jangka pendek.

“Pasar emas tetap menarik sebagai aset lindung nilai, namun volatilitas jangka pendek tinggi, sehingga timing entry sangat penting,” kata analis MarketPulse.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

Amerika Berencana Jual Cadangan Emasnya, Apa Bisa Picu Korek...

Berita mengejutkan datang dari Amerika disaat mentri perdagangan mereka Scott Bessent diberitakan mencoba untuk merevaluasi k...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai