• Thu, Jun 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 June 2026 17:24  |

Minyak Turun, Pasar Waspadai Risiko Selat Hormuz

Harga minyak turun pada perdagangan awal hari ini karena gencatan senjata bersyarat antara Israel dan Lebanon memberikan harapan akan kesepakatan perdamaian AS-Iran, meskipun bentrokan sporadis terus berlanjut. Brent berjangka diperdagangkan turun 2,2% di $95,85 per barel, menutup kenaikan tiga hari sebelumnya, sementara WTI berada di $90,32 per barel di sesi Eropa dengan volume tipis.

Meski ada optimisme, negosiasi perdamaian sementara antara Washington dan Teheran tampak stagnan. Iran menekankan bahwa perjanjian dengan AS terkait Selat Hormuz membutuhkan gencatan senjata yang efektif di Lebanon. Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali “segera” jika Iran menandatangani nota kesepahaman dan beberapa area dibersihkan dari ranjau, meski ancaman terhadap pelayaran komersial tetap ada.

Pasokan minyak global tetap ketat. Data AS menunjukkan persediaan minyak mentah di Cushing, Oklahoma, turun untuk minggu keenam berturut-turut, mendekati tingkat operasi minimum. Para analis memperingatkan bahwa Brent berpotensi naik hingga $130 per barel pada kuartal keempat jika pengetatan pasokan berlanjut.

Sentimen pasar tercermin dari volatilitas harga: harga naik awal pekan karena cadangan global menyusut, kemudian terkoreksi setelah laporan gencatan senjata. Ole Sloth Hansen dari Saxo Bank menyebutkan bahwa trader “enggan mempertahankan posisi beli di tengah ekspektasi lonjakan pasokan dari kapal-kapal yang siap berlayar,” menunjukkan kekhawatiran risiko geopolitik masih tinggi.

Pasar kini tetap fokus pada Selat Hormuz, yang biasanya menyalurkan seperlima dari pasokan minyak mentah global. Penutupan hampir total jalur ini sejak perang dimulai mendorong harga energi lebih tinggi dan menimbulkan kekhawatiran inflasi serta perlambatan ekonomi. Harga minyak tetap sensitif terhadap perkembangan diplomatik di Timur Tengah dan langkah-langkah militer yang bisa mengganggu pasokan.(gn)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai