Emas Lagi Turun, Ini Kesempatan atau Sinyal Bahaya?
Emas masih lemah pada Selasa, 28 Oktober 2025 dan bergerak di bawah $4.000 per ons, sekitar $3.970-$4.020, setelah turun ke level terendah hampir tiga minggu. Tekanan jual datang karena pasar makin optimis soal potensi kesepakatan dagang AS-Tiongkok yang akan dibahas langsung Trump dan Xi, jadi minat ke aset aman seperti emas turun dan investor pindah ke aset berisiko. Secara teknikal, kegagalan emas bertahan di atas $4.000 juga memicu profit taking.
Tapi ini belum berarti tren emas selesai. Pasar hampir yakin The Fed akan memangkas suku bunga lagi 25 bps, yang bisa melemahkan dolar AS dan jadi dukungan baru untuk emas karena emas tidak memberi bunga. Ditambah lagi, risiko geopolitik dan kekhawatiran fiskal AS masih bikin emas menarik sebagai lindung nilai jangka menengah, meski sentimen jangka pendek sedang risk-on.
Pada saat analisis ini dirilis, Harga Emas berada pada level $3.944
- Beli jika harga berada pada level $3.951
- Jual jika harga berada pada level $3.937
Resistance 2: $3.965
Resistance 1: $3.958
Support 1: $3.930
Support 2: $3.923
Disclaimer:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id