Emas Kian Bersinar, Target $5.000 di Depan Mata
Harga emas menguat di awal sesi Asia, didorong oleh prospek fundamental yang tetap positif. Tim riset Bank of America (BofA) memperkirakan harga emas masih berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menembus $5.000 per ons pada tahun 2026, sementara perak diperkirakan dapat mencapai $65 per ons. Dukungan terhadap logam mulia ini datang dari kebijakan fiskal yang longgar, peningkatan utang, serta dorongan pemerintah AS untuk memangkas suku bunga.
Pada perdagangan terakhir, emas spot naik 0,5% menjadi $4.131,72 per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi intraday di $4.132,04 per ons. Para analis menilai kombinasi antara kebijakan ekonomi global dan kebijakan moneter yang longgar masih akan menjaga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas tetap kuat dalam waktu dekat.
Pada saat penulisan, Harga Emas berada di $4,122
- Beli jika harga bergerak dalam $4,127.
- Jual jika harga bergerak dalam $4,117.
Resistensi 2: $4.137.
Resistensi 1: $4.132.
Support 1: $4.112.
Support 2: $4.107.
Penafian: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id