Emas Tergelincir dari Level Rekor Saat Dolar Menguat
Harga emas (XAU/USD) melemah pada perdagangan hari Selasa setelah reli kuat sebelumnya, terseret oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury. Sentimen risk-off mulai mereda seiring munculnya optimisme bahwa negosiasi anggaran pemerintah AS akan segera mencapai titik terang, sehingga mengurangi permintaan terhadap aset safe haven. Selain itu, beberapa pelaku pasar juga mulai melakukan aksi ambil untung setelah harga emas sempat mencetak rekor tertinggi di atas $3.900 per ons pada awal pekan.
Meskipun demikian, prospek jangka menengah emas masih cenderung positif. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat tetap menjadi faktor pendukung utama, ditambah dengan ketegangan geopolitik global yang masih tinggi. Namun, selama dolar AS bertahan kuat dan imbal hasil obligasi tetap meningkat, tekanan koreksi pada emas berpotensi berlanjut dalam jangka pendek.
Pada saat penulisan, Harga Emas berada pada level $3.956
- Beli jika harga bergerak dalam kisaran $3.963
- Jual jika harga bergerak dalam kisaran $3.949
Resistance 2: $3.978
Resistance 1: $3.971
Support 1: $3.941
Support 2: $3.934
Disclaimer :
Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id