Minyak Rentan Turun Lagi?
Harga minyak kembali melemah di perdagangan Asia meskipun awalnya didukung oleh isu geopolitik. Brent turun ke $65 per barel dan WTI ke $61, tertekan oleh proyeksi IEA bahwa produksi global akan melonjak menjadi 2,7 juta barel per hari pada tahun 2025. Kekhawatiran tentang lesunya permintaan di AS juga memperkuat sinyal bahwa pasar mungkin menghadapi kelebihan pasokan dalam waktu dekat.
Meskipun ekspektasi penurunan suku bunga The Fed melemahkan dolar dan memberi ruang bagi harga minyak untuk pulih, tekanan tetap dominan. Dorongan AS agar G7 mengenakan tarif yang lebih tinggi kepada pembeli minyak Rusia, terutama India dan Tiongkok, menambah lapisan risiko geopolitik lainnya. Namun, pasar masih berfokus pada keseimbangan yang rapuh antara prospek surplus pasokan dan dukungan dari faktor eksternal. (ayu)
Harga minyak saat artikel ini ditulis adalah $65,90
- Beli jika harga bergerak dalam kisaran $66,00
- Jual jika harga bergerak dalam kisaran $65,85
Resistance 2: $66,20
Resistance 1: $66,10
Support 1: $65,75
Support 2: $65,65
PERNYATAAN
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id