Bayang-Bayang Oversupply Masih Menghantui Pasar Minyak Global
Minyak dunia mencatat penurunan tipis pada perdagangan Rabu (10/9) walaupun adanya peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Lonjakan harga sempat mendekati 2% pasca serangan Israel ke Qatar, namun penguatannya tidak bertahan lama.
Faktor geopolitik kembali menjadi pemicu pergerakan harga minyak, terutama usai kabar serangan di wilayah Qatar. Meski demikian, pasar menilai dampak konflik tersebut masih terbatas sehingga tidak cukup kuat untuk mendorong reli yang lebih besar. Sebaliknya, pelaku pasar kini lebih fokus pada kondisi fundamental yang cenderung menekan harga. Tekanan datang dari sisi pasokan setelah OPEC+ mengumumkan rencana peningkatan produksi sebesar 137.000 barel per hari mulai Oktober. Keputusan ini memperkuat sinyal bahwa konsorsium produsen minyak tersebut mulai mengendurkan kebijakan pemangkasan produksi.(mrv)
Harga minyak pada saat penulisan ini berada di $67.56
- Beli jika harga bergerak di kisaran $67.61
- Jual jika harga bergerak di kisaran $66.51
Resistance 2: $67.78
Resistance 1: $67.62
Support 1: $67.47
Support 2: $67.30
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id