Perang Ukraina -Rusia Dukung Pergerakan Minyak
Harga minyak dunia naik pada perdagangan Selasa (2/9), dipicu oleh eskalasi konflik Rusia–Ukraina. Brent dan WTI melonjak setelah serangan drone Ukraina melumpuhkan fasilitas pengolahan minyak Rusia yang menyumbang sebagian besar kapasitas pasokan. Kondisi ini memicu kekhawatiran gangguan suplai global dan mendorong investor kembali masuk ke pasar energi.
Meski sentimen geopolitik mengangkat harga, prospek jangka menengah masih dibayangi surplus produksi. Lonjakan output Amerika Serikat dan produsen lain diperkirakan menciptakan kelebihan pasokan hingga 1,8 juta barel per hari sampai 2026, dengan risiko menekan Brent ke level US$50-an. Secara teknikal, indikator menunjukkan tren bullish dengan sinyal “strong buy”, meski posisi harga mendekati area overbought yang berpotensi memicu koreksi jangka pendek.(mrv)
Harga minyak saat artikel ini ditulis berada di $68,46.
- Beli jika harga bergerak di kisaran $68,51
- Jual jika harga bergerak di kisaran $67,41
Resistance 2: $68,75
Resistance 1: $68,61
Support 1: $68.31
Support 2: $68.17
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id