Emas Stabil Selama Sesi Asia
Harga emas stabil di sesi Asia pada hari Senin (25 Agustus), terdorong penguatan Dolar AS, namun sinyal dovish Powell di Jackson Hole menjaga risiko penurunan tetap terbatas. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September menurunkan biaya peluang memegang emas, meski Powell mengingatkan tekanan inflasi masih condong naik dan pasar tenaga kerja mulai melemah.
Di sisi lain, tensi Rusia–Ukraina menambah bid lindung nilai bagi emas. Ke depan, arah XAU/USD kemungkinan ditentukan oleh dinamika Dolar AS dan data inflasi/tenaga kerja AS: USD kuat dan imbal hasil naik membatasi upside, sedangkan meningkatnya probabilitas pemotongan suku bunga dan aliran safe haven berpotensi menopang harga.
Harga emas saat artikel ini ditulis berada di $3.366/Toz.
- Beli jika harga bergerak di kisaran $3.373
- Jual jika harga bergerak di kisaran $3.359
Resistance 2: $3.387
Resistance 1: $3.380
Support 1: $3.352
Support 2: $3.345
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id