Prospek Bullish Perak Masih Terbuka di Tengah Tekanan Dolar AS
Harga perak pada perdagangan Selasa pagi (12/8) menguat tipis ke kisaran US$37,80 per ons atau naik sekitar 0,4% dibanding penutupan sebelumnya. Kenaikan ini terjadi setelah kemarin sempat terkoreksi lebih dari 1,9% akibat penguatan dolar AS dan ketidakpastian pasar terkait kebijakan tarif logam mulia.
Meski ada tekanan jangka pendek, prospek jangka panjang perak dinilai masih positif. HSBC bahkan menaikkan proyeksi harga rata-rata perak di 2025 menjadi US$35,14 per ons, didorong kenaikan harga emas, permintaan aset safe haven, dan defisit pasokan global yang diperkirakan mencapai 206 juta ons.
Pada saat penulisan, perak naik 0.5% menjadi $37.781/Toz.
- Beli jika harga bergerak ke kisaran $37.881
- Jual jika harga bergerak ke kisaran $37.681
Level Resistensi 2: $38.161
Level Resistensi 1: $37.956
Level Support 1: $37.606
Level Support 2: $37.401
PERNYATAAN
Catatan: Artikel ini hanyalah analisis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan aspek fundamental dan teknikal perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id