Perak Turun Di Tengah Dolar AS Yang Lebih Kuat
Harga perak menarik beberapa penjual mendekati $30,20 selama sesi awal Eropa pada hari Senin(13/1). Penguatan Greenback dan kenaikan imbal hasil obligasi AS membebani harga komoditas berdenominasi USD.
Ekspektasi akan laju pemangkasan suku bunga yang lebih lambat dari Federal Reserve AS (Fed) tahun ini di tengah inflasi yang lesu dan pasar tenaga kerja yang kuat dalam ekonomi AS dapat menyeret logam putih tersebut lebih rendah dalam waktu dekat. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) naik sebesar 256.000 pada bulan Desember dibandingkan dengan 212.000 sebelumnya, lebih baik dari perkiraan 160.000. Selain itu, Tingkat Pengangguran turun menjadi 4,1% pada bulan Desember dari 4,2% pada bulan November.
Sampai Berita ini di Rilis,harga Perak Berada di Level $ 29,637
REKOMENDASI:
- Beli jika harga bergerak ke sekitar $ 29,400
- Jual jika harga bergerak ke sekitar $ 29,800
Level Resistens 2: $ 29,914
Level Resistens 1: $ 29,774
Level Support 1: $ 29,497
Level Support 2: $ 29,357
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam transaksi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id