• Thu, Apr 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 April 2026 12:42  |

Brent Meledak, Hormuz Membara!

Minyak melonjak setelah Trump mengancam AS akan menghantam Iran “sangat keras” dalam 2–3 minggu, meruntuhkan harapan de-eskalasi cepat. Brent sempat naik hingga 6,9% menembus US$108 karena Selat Hormuz masih efektif tertutup, sehingga premi risiko pasokan kembali melebar.

Pasar merespons risk-off: saham dan obligasi turun, dolar menguat, sementara emas dan kripto terkoreksi. Untuk oil, kunci pemantauan tetap status Hormuz dan sinyal eskalasi AS, karena ketidakjelasan timeline memperbesar upside risk harga serta risiko demand destruction jika level tinggi bertahan.

Harga minyak pada saat analisis ini di rilis berada pada level : $ 105.23

- Beli jika harga bergerak di bawah $ 105.90

- Jual jika harga bergerak di bawah $ 104.44

Resistensi 2: $ 108.15

Resistensi 1: $ 106.69

Support 1: $ 103.77

Support 2: $ 102.31

Perhatian:

Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

Sumber: Newsmaker.id

Related News

MARKET ANALISYS

Harga Emas Stabil Jelang Data CPI AS

Harga emas naik pada hari Rabu (15/1) karena dolar AS dan imbal hasil Treasury melemah, sementara pelaku pasar menunggu data ...

15 January 2025 17:15
MARKET ANALISYS

Perak Tertekan Saat Dolar Menguat

Harga perak pada hari Selasa (27/5), tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat dan meredanya permintaan untuk aset safe haven. D...

28 May 2025 01:47
MARKET ANALISYS

Harga perak turun di tengah sentimen risiko positif

Harga perak diperdagangkan dengan bias negatif untuk hari ketiga berturut-turut, meskipun tidak memiliki keyakinan bearish se...

30 April 2025 13:00
MARKET ANALISYS

Perak Diperdagangkan Stagnant Saat Dolar AS Bangkit

Harga perak (XAG/USD) turun tipis, Logam putih menghadapi tekanan karena Dolar AS (USD) bangkit dengan kuat setelah Presiden ...

22 January 2025 01:49
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai