Emas Kehilangan Momentum, Ekspektasi Rate Hike Menguat
Harga emas kembali tertekan pada Senin, turun sekitar 4% seiring pasar semakin agresif mem-price in peluang kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari bank sentral utama. Tekanan datang dari lonjakan ekspektasi suku bunga yang mendorong penguatan dolar dan kenaikan yield, sehingga biaya peluang memegang emas—aset tanpa imbal hasil—meningkat. Pergerakan ini membuat emas praktis datar secara year-to-date, berbalik dari performa kuat setelah sempat mencetak puncak intraday pada akhir Januari.
Secara psikologis, pasar menilai reli emas sebelumnya mulai kehilangan “bahan bakar” ketika narasi inflasi bergeser menjadi narasi kebijakan yang lebih ketat. Setelah sempat naik hampir 30% dari awal tahun hingga puncak Januari, koreksi tajam menandakan investor lebih memilih menunggu stabilisasi volatilitas sebelum kembali menambah posisi. Selama ekspektasi pengetatan moneter terus naik dan yield bertahan tinggi, ruang pemulihan emas cenderung terbatas dan pergerakan tetap sensitif terhadap perubahan pricing suku bunga.
Harga Emas Pada Saat analisis ini Di Rilis Berada Pada Level $ 4.273
- Beli jika harga bergerak di Level $ 4.268
- Jual jika harga bergerak di Level $ 4.278
Resistensi 2: $ 4.366
Resistensi 1: $ 4.320
Support 1: $ 4.217
Support 2: $ 4.160
Perhatian :
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id