Emas Menguat Saat Volatilitas Naik dan Risiko Bertahan
Emas menguat karena permintaan safe-haven kembali naik saat ketidakpastian geopolitik dan risiko gangguan energi belum benar-benar mereda. Ketika volatilitas meningkat dan pasar menilai tail risk masih tinggi, emas cenderung diburu sebagai aset lindung nilai, apalagi jika dolar mulai melemah atau sentimen risk-off meluas.
Dukungan lain datang dari kanal suku bunga dan inflasi. Jika pasar mulai melihat tekanan inflasi energi tidak serta-merta membuat bank sentral makin hawkish, atau jika yield riil cenderung turun/tertahan, biaya peluang memegang emas mengecil dan harga lebih mudah naik. Fokus pasar tetap pada kombinasi pergerakan dolar, yield, serta apakah lonjakan minyak berujung pada repricing jalur suku bunga atau justru memicu perlambatan yang menurunkan ekspektasi suku bunga ke depan.(alg)
Harga Emas Pada Saat analisis ini Di Rilis Berada Pada Level $ 5.114
- Beli jika harga bergerak di Level $ 5.116
- Jual jika harga bergerak di Level $ 5.111
Resistance 2: $ 5.124
Resistance 1: $ 5.118
Support 1: $ 5.106
Support 2: $ 5.100
Disclaimer
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.(alg)
Sumber: Newsmaker.id