Sentimen Global Berubah Arah, Harga Minyak Jatuh
Harga minyak mentah dunia melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap perlambatan permintaan global. Data ekonomi terbaru dari sejumlah negara menunjukkan tekanan pada aktivitas manufaktur dan konsumsi energi, terutama akibat kebijakan suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama. Ekspektasi bahwa bank sentral utama masih akan menjaga kebijakan moneter ketat membuat prospek pertumbuhan ekonomi global dibayangi risiko pelemahan, sehingga menekan outlook permintaan minyak dalam jangka pendek.
Selain faktor permintaan, tekanan juga datang dari sisi pasokan dan sentimen dolar AS. Penguatan dolar membuat harga minyak yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pembeli non-dolar, sehingga mengurangi minat beli. Di saat yang sama, pasar menilai pasokan global masih relatif memadai, baik dari produksi negara non-OPEC maupun potensi peningkatan ekspor dari produsen utama.(mrv)
Harga minyak pada saat analisis ini adalah $59,83
- Beli jika harga bergerak dalam kisaran $59,88
- Jual jika harga bergerak dalam kisaran $59,78
Resistance 2: $60,16
Resistance 1: $60,02
Support 1: $59,72
Support 2: $59,63
Disclaimer: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id