Emas Nempel di Puncak, Bakal Lari Lebih Jauh?
Harga emas masih bertahan di sekitar $4.270 per ons pada hari Jumat, dekat level tertinggi dalam tujuh minggu dan berpotensi mencetak kenaikan mingguan. Sentimen positif ini datang dari ekspektasi bahwa The Fed akan terus melonggarkan kebijakan moneter. Pasar tenaga kerja AS mulai kelihatan melemah, tercermin dari klaim pengangguran minggu 6 Desember yang naik lebih tinggi dari perkiraan dan menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua bulan. Kondisi ini membuat pelaku pasar semakin yakin bahwa Fed bisa memotong suku bunga dua kali pada 2026, meski proyeksi resmi Fed hanya mengisyaratkan satu kali.
Di saat yang sama, The Fed baru saja memotong suku bunga 25 bps untuk ketiga kalinya tahun ini dan memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga tambahan hampir pasti tidak akan terjadi. Bank sentral AS juga akan membeli sekitar $40 miliar surat utang Treasury jangka pendek untuk meredakan tekanan di pasar uang. Langkah ini diperkirakan akan menahan imbal hasil jangka pendek agar tidak naik terlalu tinggi, sehingga makin memperkuat daya tarik emas dan logam mulia lain sebagai aset lindung nilai.
Harga Emas pada saat analisis ini dirilis berada pada level $ 4.269
- Beli jika harga berada di level $ 4.276
- Jual jika harga berada di level $ 4.262
Resistensi 2: $ 4.290
Resistensi 1: $ 4.283
Support 1: $ 4.255
Support 2: $ 4.248
Disclaimer
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi yang pasti. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id